Saturday, May 22, 2021

TULISAN UNTUK KINAN (5)

Pagi-pagi bapak dibangunkan ibumu, ini ulang tahun ke-5 Kinan, udah dibuatkaan catatan? Bapak bilang belum, karena dulu tulisan untuk Kinan rencananya cuma trilogi, tapi berlanjut ada yang ke-4, dan ini ke-5. Tentu saja bukan hal yang istimewa seorang ayah membuat tulisan untuk anak-anaknya, anak2 adalah sumber inspirasi, sumber semangat, sumber motivasi para orang tua. Ini adalah tulisan ke-5 bapak tentang kamu, bapak kembali nulis di blogspot, karena fitur catatan di Facebook sudah hilang, catatan bapak di Facebook boleh hilang. Tapi kasih sayang bapak dan ibu tak akan hilang. Kasih anak sepanjang galah kasih ibu sepanjang jaman.

Dr. Seuss (penulis) bilang, "Orang dewasa hanyalah anak-anak yang ketinggalan jaman". Bapak juga, bapak masih suka main, main bareng ibumu apalagi. Masih suka main game, PES android/efootball (sepakbola) di gawai. Di sana bapak belajar setiap strategi selalu ada kontra strategi, semua kekuatan ada titik lemah, setiap kelemahan selalu punya kekuatan. Begitu juga kamu dan adikmu. Kamu dan adikmu adalah sumber kekuatan sekaligus titik lemah bapak dan ibumu. Ketika kamu sehat dan ceria, bapak punya energi berlebih. Ketika kamu sakit, energi bapak seperti terkuras habis. Awal Mei kamu jatuh sampai luka di batang hidung, sementara dari hidung keluar darah. Panik nggak, panik nggak paniklah masa nggak. Ibumu nangis bapak panik, untungnya setelah diperiksa tak ada luka serius. Tak ada foto, orang tua macam apa yang sempat foto anaknya luka lalu di unggah ke sosial media sebelum diperiksakan ke tenaga medis. Orang tua itu bukan bapak banget. Bapak main sosmed, tapi tak gila sosmed. Klo tergila-gila sama ibumu sepertinya belum sembuh sampai sekarang.

Di umur 5 tahun, kamu belum juga bapak sekolahkan TK, iya banyak yang sudah sekolah diumur kamu, tapi bapak ibu masih harus mengajarkan banyak hal, sikap, perilaku, sopan santun, baik buruk, benar salah. Banyak hal mulai prinsip yang harus kami ajarkan dan contohkan. Membesarkan anak usia dini bukan tentang perlombaan siapa duluan bisa. Bisa jalan , tumbuh gigi atau bahkan calistung(baca tulis hitung), tapi bagaimana anak bahagia di usia dini. mengurangi ingatan/kenangan negatif penyebab trauma. Bagaimana bapak meminimalkan trauma yang bisa menyebabkan ketakutan berlebih (phobia). Banyak anak takut gelap, kecoa, ulat, atau hal2 lain yang sebenarnya tidak berbahaya karena ulah orang dewasa disekitarnya. Bapak tidak takut, kecoa, ulat atau gelap, tapi  bapak takut kehilangan ibumu. Tanpa ibumu hidup bapak gelap tak tau arah jalan pulang. Aku tanpa (ibu)mu butiran debu.

Belajar calistung bisa pelan2, bisa sambil nonton video, bisa sambil bermain. Di usia 5 tahun terserah kamu sekarang mau belajar atau tidak, bapak ingin belajar menjadi hal yang menyenangkan, bukan hal menakutkan. Di usia kamu Belajar bisa dirangsang tapi tak bisa dipaksakan. Sekolah buat bapak pendidikan karakter, attitude dan disiplin. Klo nanti pandai akademik itu bonus, tidak pun tidak apa, klo nanti pandai berkesenian itu bagus, tidak pun tak apa karena bapak contoh nyata. Bapak tak punya bakat seni, didalam tubuh bapak tak mengalir darah seni, seni dalam tubuh bapak hanya berupa air (seni). Potensi, bakat, hasrat (passion) kadang tak terlihat saat sekolah. Waktu terkadang menunda hal-hal tersebut. Tak apa terlambat itu artinya belakangan.

Naruto Uzumaki pernah berkata pada Boruto (anaknya) "Aku seorang ayah yang buruk, tapi selama aku hidup, aku tetap mengawasimu tumbuh sampai sekarang". Bapak juga mungkin Bapak yang buruk, tapi bapak akan selalu ada disaat apapun untuk anak-anak bapak. Kalian adalah prioritas hidup bapak. Bapak minta maaf atas segala kekurangan bapak, atas segala kekurang sabaran, bentakan, dan atas mata bapak yang sering mendelik jika kamu sedikit nakal. Bapak minta maaf juga atas nama ibumu, karena sepertinya ibumu lebih sering melakukan itu semua. Tapi percayalah kasih kami tak pernah padam. 

Selamat ulang tahun Putri sulung kami satu satunya, putri kami yang cantik jelita sepanjang masa. Dewa Ayu Kinandari Putri Dharmika. Semoga semesta selalu menyayangimu.



Tuesday, February 23, 2021

KUTULIS UNTUK KANEISH (2)



Tepat dua tahun kamu lahir kedunia, bapak ibu bersyukur kamu tumbuh sehat dan kuat. Walau di usia 2 tahun kamu tak secerewet kakakmu, tapi kekuatan  fisikmu di usia 2 tahun melebihi Kakakmu. Kami sadar bahwa tumbuh kembang anak berbeda walaupun saudara satu rahim.  Nutrisi yang sama mulai dari dalam kandungan sampai lahiran tapi dengan keluaran yang berbeda. Kalian berdua saling melengkapi. Kalian juga sudah melengkapi kehidupan kami.

 

Kamu tumbuh sehat. Cepat bisa  merangkak, gampang belajar berdiri, tapi susah jalan, karena kamu lebih suka lari. Kamu tidak mengalami masalah berat badan, makan lahap, sayur, daging, ikan, es krim semua masuk tanpa terkecuali. Sudah 2 tahun  memang harus berhenti minum asi. Minum susu ibumu atau susu formula kamu tidak pernah muntah(gumoh). Beda dengan bapak.  Kalo bapak minum susu sapi biasa/full cream tidak suka, rasanya tidak enak dan bikin muntah atau mencret. Orang tua kayak bapak biasanya sudah intoleransi laktosa, tubuh bapak mungkin sudah berhenti memproduksi enzim laktase yang berfungsi mencerna gula susu (laktosa). Normalnya begitu, manusia itu kan pada dasarnya hewan juga. Enggak ada hewan dewasa yang masih menyusu dengan induknya. Satu-satunya susu yang bapak suka cuma susu ibumu. Karena selama bapak minum tidak pernah muntah. Eh.


Sebagai penerus klan Dharmika kedua, secara fisik kata ibu dan beberapa orang kamu mirip bapak mata yang sipit, struktur tengkorak dan gigi dan banyak lagi. DNA kita sama nak. Pola tidur dan kebiasaan adalah hal yang paling mirip (haha). Kamu tidur siang tak pernah cukup sejam, 2 jam itu normal, ditambah males bangun tidur. Tidur malam rata2 diatas jam sepuluh malam. Ibarat hp kamu itu klo sudah dicharge dengan tidur siang nunggu lowbat malam hari itu susah. Luapan energi untuk berlari dan bermain seperti tak pernah habis. Kalo bapak ibu kerja kan tidak mungkin tidur siang. Mata kami itu jam 9-10 sudah tidak bisa diajak kompromi, sedangkan kamu masih aktif berinteraksi, masih aktif main. Kalo kamu main terus, kapan giliran kami main. Eh, main hp maksudnya. 


Tumbuh di era pandemi, membuat kami tak bisa leluasa mengajak kamu keluar jalan-jalan. Banyak tempat wisata ditutup, saat tulisan ini dibuat tempat bermain di lapangan  kota kelahiranmu disegel untuk menghindari kerumunan. Kelak kalau status pandemi dicabut dan dunia sudah kembali normal. Bapak janji lebih sering mengajakmu jalan-jalan. Sebenarnya buat bapak dan ibu mengajak anak-anak jalan-jalan itu hanya memindahkan tempat ngemong/ngempu. sama-sama melelahkan tapi menyenangkan. Karena selain asupan makanan kamu butuh asupan kebahagiaan, bapak akan berusaha membuat orang yang bapak sayangi bahagia, karena bahagia bapak itu melihat sekeliling bapak itu tersenyum. Sama seperti dulu pas jaman pacaran sama ibumu, melihat ibumu senyum itu bapak bahagianya pake banget. Jantung bapak berdebar kencang, waktu terasa berhenti berputar. Tapi itu dulu, sekarang masih sama. Masih berdebar-debar apalagi pas ibumu marah2. 

Orang bijak bilang mempunyai 1 anak membuatmu menjadi orang tua, mempunyai 2 anak membuatmu menjadi wasit. Tiada hari tanpa suara pertengkaran dan perebutan kekuasaan atas mainan, makanan dan ibumu. Ibumu selalu jadi rebutan kamu dan kakakmu. Wajar sih dulu saja ibumu jadi rebutan para jejaka seperti bapak, karena cantik dan ada nilai plus “pengalaman”, yang berpengalaman memang selalu jadi rebutan hehe, bapak yang akhirnya jadian, kata ibumu dia tidak memilih, hatinya yang memilih bapak (ehm), ada ikatan kimiawi (chemistry) diantara kami terjalin selama  bersahabat baik. Lalu kenapa bapak memilih ibumu? Karena ibumu adalah peri yang berwujud manusia. (asik)


Kaneishia,

Sudah 730 hari kamu mewarnai hari2 kami

Banyak cerita sudah tersaji

Ada airmata terurai, ada tawa terberai 

Tawa dan tangismu adalah melodi dan simponi rumah ini. 

Melodi yang coba bapak nikmati

simponi yang ingin bapak resapi

Karena bapak yakin

Nyanyian ini kelak akan bapak rindukan

sebelum bapak benar-benar tuli.


untuk paragraf terakhir bapak akan mengutip lirik lagu indah yang mewakili perasaan bapak ke kamu

"Dan bersinar terang anggun bersama angkasa

 Kau takkan pernah berjalan sendiri"

- Sastra Cinta dan Senjata, Vlaminora/JRX-


Selamat Ulang Tahun Putri Gembulku, si pantat tebel, putri kedua kami satu-satunya, putri yang tak bisa kami marahi. Putri kami yang lucu dan menggemaskan, 

Dewa Ayu Made Kaneishia Putri Dharmika.

Semoga Tuhan dan semesta selalu menyayangimu.

KUTULIS UNTUK KANEISH

KINAN DAN KANEISH JALAN-JALAN KE PENGLIPURAN

KINAN DAN KANEISH JALAN-JALAN KE TAMAN KOTA GIANYAR

KINAN DAN KANEISH JALAN-JALAN KE TAMAN BERMAIN DAN NAIK ODONG-ODONG