Friday, February 23, 2024

KUTULIS UNTUK KANEISH (5)



Sudah setengah dasawarsa seperti terasa tak terasa. Tak terasa hari ini kamu bukan ballita,  tak terasa kamu sudah pintar bicara dan bertutur kata. Tak terasa juga kami juga sudah 5 warsa kami jadi orang tua. 5 warsa penuh suka cita, penuh canda tawa. kamu adalah anugrah tak terkira dari semesta. kami bahagia kamu terlahir kedunia,  diantara jutaan manusia di dunia, semesta menitipkan kamu untuk kami dan jadi  kita. Terima kasih semesta.


 Bapak tahu di usia 5 tahun banyak orang tua sudah menyekolahkan anaknya. sama halnya dengan kakakmu, kamu sekolah TK-nya umur 6 tahun saja ya, biar mentalmu lebih kuat saja, karena susah juga buat bapak dan ibumu klo kamu sekolah tapi kami jg ikut sekolah, bapak memang tak lulus TK, tapi bukan berarti bapak ingin sekolah TK sekelas sama anak bapak sendiri. Toh Dirumah ini kamu punya guru, iya ibumu, walau sering diselingi marah2 ibumu sudah berhasil membuat kakakmu bisa baca tulis tanpa les tambahan. Untuk usia kamu saat ini bapak tak pernah memaksa kamu belajar. menurut seorang Pendidik asal Jerman, Friedrich Froebel:

"Pendidikan anak-anak bukanlah tentang mengisi ember, tetapi tentang menyalakan api."

Puasin main saja dulu. biar nanti pas saatnya kamu belajar, kamu gak main-main. Hidup tak sebercanda itu.


Bapak cukup senang kamu tumbuh jadi anak cerewet yang suka bertanya. Ibumu beberapa kali putus asa menjawab pertanyàanmu. Dari ilmu pasti sampai hal2 tak masuk akal.  Kamu bertanya anes keluar darimana, ibumu susah payah menjelaskan agar kamu mudah mengert.  Seandainya kalau bapak yang ditanya aneh keluar darimana, bapak akan jawab kamu keluar dari dalam. 


Di lain kesempatan  kamu bertanya kenapa ibu menikah dengan bapak? ibumu menjawab karena cinta, jawaban bapak karena dipaksa ibu (hehe..)  tentu saja bukan. Bapak tak tau kenapa bapak memilih ibumu, atau kenapa ibumu mau dengan brondong yang walau sedikit ganteng tapi tak punya apa-apa ini.

Bapak tak bisa menjawab itu, tapi untuk ibumu tahu cinta tak bisa dijelaskan, cinta tak ada alasan. cinta tak bisa dilogikakan. 


Bapak dan ibu sering menganggap kamu lebih dewasa dari usiamu. tak pernah dipaksa tapi bertanggung jawab, mengalah walau tak selalu salah, mudah meminta maaf dan memiliki empati. bapak dan ibu memang mengajarkan tapi semampu kami, karena bapak dan ibu jg masih belajar. Belajar meminta maaf jika kami salah atau emosi. Masih belajar menjadi orang tua. Maafkan kami ya nak.


Selamat Ulang Tahun Dewa Ayu Made Kaneishia Putri Dharmika, anak perempuan bapak. Putri kedua kami yang tak ada duanya.

Semoga Semesta selalu menyayangimu 

kanes mesaiban

kanes unboxing kinderjoy

kanes otonan

kinan kanes

No comments:

Post a Comment

silakan komentar bebas tp sopan anda kan sekolah.